Labels

Tuesday, March 15, 2011

Hotspot Area FISIP UNS Menjawab Kebutuhan Berselancar Mahasiswa

Internet adalah kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan lagi saat ini, begitu juga dengan mahasiswa. Rasa haus akan informasi dan hiburan bisa didapatkan melalui internet.Untuk mendukung kebutuhan serta mengikuti perkembangan zaman, FISIP UNS menyediakan fasilitas hotspot bagi  mahasiswanya.
Fasilitas yang telah ada sejak tahun 2005 ini sudah mengalami perkembangan.  Awalnya hanya terdapat satu radio pemancar saat ini telah menjadi tujuh pemancar. Bandwidth yang disediakan telah mencapai 2Mb.
Namun semua perkembangan tersebut tak luput dari kekurangan. Sering muncul keluhan-keluhan dari mahasiswa. “Hotspotnya sering banget lemot. Buat buka facebook aja lama,” tutur Anisa Kesuma mahasiswa jurusan Administrasi Negara saat ditemui di Public Space (14/3).
   Ari Budianto, laborat Komputer D3, menjelaskan bahwa sering kali mahasiswa rakus dalam penggunaan bandwidth. Mereka tidak hanya sekedar berselancar di dunia maya, namun juga mengunduh berbagai macam fitur, seperti game, lagu dan video dari Youtube.
    “Kalau dalam waktu yang bersamaan banyak yang mengakses, dan download macam-macam otomatis kecepatan internet akan berkurang, makanya jadi lemot.”
    “Ini dari tadi gak bisa connect terus! Aku coba tadi pagi gak bisa, sekarang masih gak bisa juga. Padahal mau buat download materi kuliah,” ungkap Jennie Rahardjo, mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi, dengan nada kesal.
    Menanggapi keluhan semacam itu, Ari Budianto menjelaskan bahwa memang hotspot FISIP sedang mengalami gangguan. “Ada virus yang menyebar di jaringan hotspot, namanya ARP. Saat ini kami sedang mencoba membersihkannya.”
  Banyak keluhan lain yang langsung disampaikan oleh mahasiswa kepada teknisi hotspot FISIP. Mereka hanya mampu berupaya semaksimal mungkin membantu masalah mahasiwa dengan hotspot.
  “Kami dari pihak kampus sendiri ingin memberikan pelayanan maksimal kepada mahasiswa. Kalau ada masalah seperti ini sebenernya mahasiswa sendiri juga yang dirugikan.” Semoga angan itu dapat segera terwujud. (Dhyanayu Luthfia A, Solo, 15 Maret 2011)

No comments:

Post a Comment